lifeworksgestaltlogobase

About Me

Foto saya

I teach and practice Gestalt therapy, Career decision coaching, and Family Constellations work. As well as Australia, I teach workshops and training in China, Japan, Korea, the USA & Mexico. I am author of Understanding The Woman In Your Life, a book of advice for men about relationships with women. In my work as director of Lifeworks I provide therapy,  training and supervision. I am a Phd candidate, studying the interpersonal dynamics of power, and am currently director of an MA in Spiritual Psychology for Ryokan College, an accredited online institution based in LA.

Selasa, 20 Januari 2015

Case #42 - Aman dan Tidak Aman

Yasmin baru saja bercerai. Dia berkata bahwa dia ingin menjadi dewasa dan tinggal terpisah dari orang tuanya. Matanya berkaca-kaca, saya mengamati dan mencatat sambil ia menceritakan berbagai hal tentang dia dengan syal berwarna yang melingkari lehernya.
Yasmin berkata - 'Saya merasa aman dengan anda'. Saya menjawab - 'dalam beberapa keadaan, itu adalah sebuah proyeksi, karena saya adalah saya - saya merasa aman dalam segala keadaan, dan pada beberapa keadaan saya  akan merindukan anda dan oleh karena itu tidak terlalu aman". Dia merasa ini kurang enak untuk didengar, hal ini mengingatkannya pada kesulitannya dengan ayahnya, dan dia perlu untuk mengklarifikasi batas dengan ayahnya ketika dia merasa bingung dan tidak mendapatkan kejelasan.
Dia berkata dia merasa dihargai oleh saya... dan itu adalah sesuatu yang dia butuhkan. Dia bercerita tentang kesulitannya yang dilihat sebagai individu yang terpisah dari orang tuanya, dan kesulitannya di masa lalu dengan orang tuanya yang hanya menyayanginya saat kondisi tertentu, sebagai gadis baik.
Saya duduk bersamanya, saya mengakui saya dapat melihat sisi kekanak-kanakan dalam dirinya, ingin diterima, ingin didukung dan ingin diperhatikan; pada saat yang bersamaan, sisi dewasa dalam dirinya ingin dan butuh untuk dihormati, mencari jati diri untuk menjadi dirinya sendiri.
Dua sisi ini sudah bergerak secara mendalam untuknya, untuk dilihat dan untuk dilakukan pada waktu yang sama. Ini adalah salah satu momen yang berkaitan dengan konsep Aku-Anda (I-thou). Saya berbicara tentang bagaimana dalam tempat ini di mana saya merasa nyaman, tidak tertekan dan merasa ada, saya memang bisa menciptakan kondisi yang terasa aman untuknya sehingga ia dapat merasa ada, didukung dan sebagainya - mendorong untuk pindah ke kehidupannya sendiri sehingga kita dapat bertemu sebagai dua orang yang setara.
Hal ini membuatnya terombang-ambing dalam segala hal. Saya berbicara kepadanya sebagai orang dewasa, mengetahui batasan antara kita berdua, dan  menghubungkannya sebagai dua orang yang sama-sama mencari. Lalu saya memintanya untuk berbicara dari sisi anak, untuk mengetahui apa yang dia inginkan dari saya.
Dia berkata bahwa hal yang dia inginkan dari ayahnya adalah pengakuan bahwa dia penting untuk ayahnya. Saya berkata bahwa saya senang dapat berganti menjadi 'mode' ayah - saya juga memiliki anak perempuan...dan saya dapat berbicara kepadanya. Jadi, saya berbicara 'sebagai' ayahnya, menjelaskan kepadanya bahwa ia sangat penting untuk saya.
Kemudian dia ingin mendengar bahwa ia disayangi lebih dari apapun. Saya mengatakan hal itu berulang-ulang, meskipun saya mungkin tidak setuju dengan pilihan yang sudah ia buat, bahkan tidak seperti bagian dari dirinya bahwa dasar fundamental dari sebuah hubungan kekeluargaan adalah hubungan cinta.
Dalam hal ini, saya bisa merespon kebutuhan mendalam yang ia cari di tempat ini. Berdasarkan prinsip alami dari proses terapi, saya sebenarnya bukanlah ayahnya, tapi dampaknya hampir sama.
Ini adalah hasil dari pembangunan kekuatan dan relasi mendalam dalam proses terapi, yang di dalamnya mengizinkan penggunaan kalimat khusus untuk  pasien demi mendapatkan efek yang transformatif.
Dia merasa lebih lepas dan mampu untuk membawa sisi dewasa dan anak-anaknya secara bersamaan dalam dirinya.

Selasa, 13 Januari 2015

Case #41 - Klien yang mengganggu

Francis batuk dengan gaya yang membuat saya sangat kesal. Dia datang untuk bekerja dan saya tidak tahan - saya berkata, 'baiklah, kamu benar-benar menarik perhatian saya dengan batukmu.' Dia berkata 'ya, dia (batuk) ingin mengganggu orang'. Saya membalas 'baiklah saya terganggu dengan batukmu itu'.
Jadi kami menyelidiki aspek "mengganggu'. Saya menjelaskan bahwa ada banyak cara positif untuk mengganggu orang, sebagai contoh: komedian. Dan revolusioner. Dan orang yang mengganggu status quo dalam sebuah grup-mereka pun dibutuhkan. Saya ingin menjelaskan 'mengganggu' dengan cara lain, untuk memperluas akalnya berdasarkan beberapa pilihan yang tersedia untuknya.
Saya mengajaknya untuk 'mengganggu' beberapa orang dalam sebuah grup. Dia mencubit pipi seseorang dan kemudian dia berbaring di kaki orang lain.
Ini adalah aksi lucu yang ia perlihatkan secara spontan, dan segera memberikan dia akal untuk 'mengganggu' dengan cara yang berbeda-beda.
Saya menanyakan tentang keadaannya - yang mengganggu dalam keluarganya. Ia berkata bahwa ia baru saja mengetahui bahwa ibunya memiliki selingkuhan. Setelah saya telusuri lebih dalam, ternyata ayahnya juga telah melakukan perselingkuhan selama beberapa tahun.
Ini jelas mengganggunya, tapi saya tidak mau terlalu banyak mencampuri urusan tentang apa yang orang tuanya lakukan. Dia berkata bahwa dia merasa bersalah... ibunya berselingkuh karena salahnya, karena ia pindah dari rumah. Saya berkata, "baiklah, perbuatan ibumu bukanlah tanggung jawabmu."
Saya ingin kembali terfokus kepada dia. Jadi saya berkata, "kamu menatap saya dengan sangat fokus - sekarang kamu mendapatkan perhatian saya". Dia berkata bahwa ada sesuatu yang hilang saat ia tumbuh dewasa - orang tuanya sangat sibuk dengan masalah dan konflik mereka masing-masing sehingga ia tidak mendapatkan perhatian yang cukup. Semakin dia melakukannya, hal itu semakin reaktif. Dia ingin mendapatkan perhatian penuh kasih, bukan perhatian yang sekedarnya. Saya menyimpulkan bahwa, perhatian yang negatif untuk anak-anak itu lebih baik daripada tidak ada perhatian sama sekali... Dengan melakukan hal ini, saya mengakui bahwa dimanapun ada pilihan untuk menjadi 'mengganggu' dalam kehidupan dewasanya untuk mendapatkan perhatian, bahkan jika perhatian yang ia dapatkan bukan perhatian yang baik.
Saya memintanya untuk memperhatikan di awal apa yang dapat menarik perhatian saya, dan perhatian grup. Dia  mencatat perubahan kecil dalam perhatian kelompok - beberapa orang merasa terganggu. Saya bisa melihat bagaimana dia membiasakan diri dengan perhatian yang langsung dan dinamis dari grup.
Jadi, saya berkata "Oke, saya ingin kamu benar-benar hadir dengan perhatian yang saya berikan sekarang". Kami duduk untuk sementara. Saya memberitahu bahwa saya merasa datar... biasanya hal ini terjadi pada saya, eksperimen kreatif, berwawasan, sadar. Saya merasa sangat datar dengan dia, seperti sebuah tanah kosong.
Jadi saya melaporkan itu dan dia berkata 'ya', dia mendapatkan umpan balik dari suaminya dan yang lainnya... dan dia juga merasa datar.
Jadi saya mengakui ruang yang kami bagi bersama ini, dalam sebuah momen Aku-Anda (I-thou). Momen ini adalah adalah momen keintiman dan hubungan dipahami dengan penuh perasaan. Tapi kualitas dari apa yang dibagi di sini adalah salah satu kekurangannya. Saya berkata, "ini sulit untuk saya, saya kehilangan semua kreativitas saya, saya tidak terbiasa seperti ini". Dia terpacu - menyukai kreativitas kata.
Dia berkata, "Aku ingin melakukan sesuatu yang berani dan dapat mengganggu anda". Saya memintanya untuk meneruskannya. Dia mencium pipi saya. Saya berkata, "Ah, sebuah cipratan warna".
Itu adalah sebuah momen kontak yang jelas, dalam konteks berbagi secara mendalam. Hasilnya, ada perubahan yang signifikan di dalam dirinya, ada sesuatu yang terbebaskan.
Ini adalah hasil proses non-linear dengan mengikuti alur kesadaran sebagai bagian di antara kita- tema perhatian dan gangguan. Di Gestalt kami tidak sepenuhnya bekerja secara linear/ tujuan difokuskan seperti aliran sungai, bergerak seperti saat ini, membenamkan diri kami ke dalam fenomena klien, dan memberi tahu respon kami. Hasil akhir adalah penyatuan yang disebut sebagai perwujudan wawasan.

Senin, 05 Januari 2015

Case #40 - Butuh dukungan, butuh kebebasan

Martha sedang menangis, dan dia menggigit bibirnya. Saya mengamatinya dan dia berkata bahwa dia sedang mencoba mengendalikan perasaannya. Saya membujuknya dan kemudian air matanya mengalir semakin deras.
Dia menceritakan kisahnya, kisah yang panjang dan menyakitkan yang dipenuhi air mata. Ayahnya bekerja di luar kota. Ibunya, saudarinya dan dia sendiri pindah ke kota kecil selama ayahnya bekerja, dan mereka tinggal di rumah orang tua ibunya. Tapi, kakeknya sangat galak kepada mereka... jika anak-anak ribut, dia mengancam akan mengusir mereka dari rumah, dan terkadang menaruh kopor mereka di luar. Sebelumnya, saudarinya sudah tinggal bersama eyang  mereka, dan kapanpun dia dan ibunya hendak mengunjungi saudarinya, eyangnya akan mencari-cari kesalahan Martha dan dan mempermainkan Martha dan adiknya.
Akhirnya ibunya keluar dari rumah itu, dan pindah ke rumahnya sendiri. Tapi ibunya adalah wanita yang cantik, dan terkadang seorang pria dari toko tempat ibunya bekerja hendak datang ke rumah mencari ibunya. Ibunya tidak ingin mereka datang, namun pada suatu hari, ibunya memperbolehkan pria itu masuk dan sebuah perselingkuhan pun dimulai. Martha selalu ketakutan ketika pria itu datang ke rumah.
Ketika perselingkuhan itu terungkap, ibunya dipermalukan di depan umum di tempat mereka tinggal. Dan Martha pun diejek oleh teman-temannya di sekolah. Lalu ayahnya kembali, dan eyang mereka memukul ibu mereka...kejadian traumatik itu terus berlanjut.
Ini adalah kisah yang dipenuhi luka dan penderitaan. Selama Martha bercerita ia menggenggam tangan saya dengan erat. Kami duduk sesaat sementara ia melepaskan bebannya.
Ada banyak kisah dalam psikoterapi. Beberapa di antaranya hari tua, kematian, kejadian berulang, ketidakberdayaan, dan mungkin memperoleh simpati. Kisah-kisah itu perlu diceritakan.
Tapi kisah ini hidup, sudah lama  terpendam dan menunggu selama 30 tahun untuk diceritakan, dan pada saat yang tepat kisah ini pun terkuak, mengalir dan bersatu padu seiring dengan berjalannya waktu.
Setelah Ia tenang, saya melepaskan tangannya dan tinggal di sampingnya.
Martha berkata bahwa ia melihat cahaya. Keakraban sudah terjalin antara dia, ibunya dan saudarinya, meskipun hanya berbekal roti dan kacang untuk dimakan. Dan juga para mantan kekasihnya yang selalu mencintai dan mendukungnya di tengah cobaan berat yang harus dilalui keluarganya.
Dukungan juga ia peroleh dari suaminya, yang sangat dekat dengannya, dan mereka sudah lama saling mencintai. Semuanya berjalan dengan baik. Setelah 20 tahun, saat anak mereka sedang bertumbuh, Martha tidak tertarik lagi pada tempat kerjanya yang memberikannya perlindungan ketika ia keluar dari drama keluarga yang menyakitkan.
Martha mencari jalan baru, untuk pertumbuhan pribadi dan untuk perubahan karir. Tapi suaminya melarangnya. Hubungan mereka berjalan dengan baik karena Martha membutuhkan dukungan dan suaminya memberikannya. Tapi sekarang Martha butuh kebebasan, dan suaminya tetap mengekangnya.
Saya menunjukkan sesuatu yang berhubungan dengan sesi terapi yang sedang berlangsung. Martha membutuhkan saya selama melewati masa trauma. Tapi, akhirnya, saya bisa melepaskannya, dan Martha membutuhkan saya untuk berada di sampingnya bukan untuk mengekangnya lagi.
Saya menguraikan kepada Martha kalimat apa saja yang bisa ia siapkan untuk suaminya, membantu suaminya mengerti dan mampu untuk menerima kenyataan bahwa Martha butuh kebebasan, dan mungkin membantu suaminya untuk tidak khawatir. Pada waktunya, hal itu akan memberikan dukungan yang ia butuhkan dari suaminya - di mana suaminya akan merasa nyaman bersama dengannya.
Pada sesi ini, Martha sudah bisa mengerti bagaimana cara untuk maju dengan kedewasaan dan perbedaannya, sesuai dengan perubahan terjadi dalam hubungannya dan posisinya di dalam kehidupan.

© Lifeworks 2012

Contact: admin@learngestalt.com

Who is this blog for?

These case examples are for therapists, students and those working in the helping professions. The purpose is to show how the Gestalt approach works in practice, linking theory with clinical challenges.

Because this is aimed at a professional audience, the blog is available by subscription. Please enter your email address to receive free blog updates every time a new entry is added.

Gestalt therapy sessions

For personal therapy with me: www.qualityonlinetherapy.com

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

© Lifeworks 2012

Contact: admin@learngestalt.com

Bahasa:

HOME

Informed Consent & Rates

Gestalt Therapy Defined

PAYMENTS

OTHER STUFF

Links

Book:Advice for Men about Women

BLOGS

English

Bahasa

Čeština

Deutsch

Español

Français

Greek ελληνικά

Hindi हिंदी

Magyar

Melayu

Italiano

Korean한국의

Polski

Português

Română

Russian Русский

Serbian српски

Chinese 中文

Japanese 日本語

Arabic العربية

English Bahasa České Deutsch Español Filipino Français ελληνικά हिंदी Magyar Melayu Italiano 한국의 Polski Português Română Русский српски 中文 日本語 العربية

If you are interested in following my travels/adventures in the course of my teaching work around the world, feel free to follow my Facebook Page!

Can you translate into Bahasa? I am looking for volunteers who would like to continue to make this translation available. Please contact me if you are interested.

vinaysmile

I publish this blog twice a week. It is translated into multiple languages. You are welcome to subscribe

logosm1

Interested in Gestalt Therapy training?

Contact Us

Links

Career Decision Coaching

Here

and here

Lifeworks

Gestalt training and much more

http://www.depth.net.au

For Men

Here is a dedicated site for my book Understanding the Woman in Your Life

http://www.manlovesawoman.com

The Unvirtues

A site dedicated to this novel approach to the dynamics of self interest in relationship

http://www.unvirtues.com

Learn Gestalt

A site with Gestalt training professional development videos, available for CE points

http://www.learngestalt.com

We help people live more authentically

Want more? See the Archives column here

Gestalt therapy demonstration sessions

Touching pain and anger: https://youtu.be/3r-lsBhfzqY (40m)

Permission to feel: https://youtu.be/2rSNpLBAqj0 (54m)

Marriage after 50: https://youtu.be/JRb1mhmtIVQ (1h 17m)

Serafina - Angel wings: https://youtu.be/iY_FeviFRGQ (45m)

Barb Wire Tattoo: https://youtu.be/WlA9Xfgv6NM (37m)

A natural empath; vibrating with joy: https://youtu.be/tZCHRUrjJ7Y (39m)

Dealing with a metal spider: https://youtu.be/3Z9905IhYBA (51m)

Interactive group: https://youtu.be/G0DVb81X2tY (1h 57m)