lifeworksgestaltlogobase

About Me

Foto saya

I teach and practice Gestalt therapy, Career decision coaching, and Family Constellations work. As well as Australia, I teach workshops and training in China, Japan, Korea, the USA & Mexico. I am author of Understanding The Woman In Your Life, a book of advice for men about relationships with women. In my work as director of Lifeworks I provide therapy,  training and supervision. I am a Phd candidate, studying the interpersonal dynamics of power, and am currently director of an MA in Spiritual Psychology for Ryokan College, an accredited online institution based in LA.

Rabu, 06 Mei 2015

Case #55 - Kehampaan yang berdaya cipta

Betina berbicara tentang perasaan ragu terhadap ramalan kematian suaminya - ada sebuah sejarah tentang kematian yang datang lebih cepat di dalam keluarganya, seorang peramal pernah mengatakan kalau suaminya itu bisa saja meninggal, dan suaminya itu terjaga hingga tengah malam karena hal ramalan itu.
Ketika kami bercakap-cakap, hal yang menjadi jelas di sini adalah bahwa masalah yang sebenarnya terjadi adalah suaminya menyia-nyiakan dirinya - terjaga hingga tengah malam, minum dan berjudi bersama teman-temannya; ketika dia pulang, dia membuat kegaduhan dan membuat Betina terbangun. Dia hanya punya sedikit waktu  untuk keluarga, dan menghabiskan uang untuk bermain judi, padahal uang itu seharusnya ia gunakan untuk keperluan keluarganya.
Hal seperti ini sudah berjalan cukup lama dalam pernikahan mereka. Dengan sistem keluarga yang mengandung elemen kekerasan, yang terus terjadi berkali-kali, terdapat sebuah aspek dinamis, yang biasanya terkait dengan konteks di lapangan.
Pada titik ini, Betina marah, tapi sulit baginya untuk berbicara pada suaminya, begitu juga sebaliknya.
Saya menunjukkan bahwa bersamaan dengan rasa sakit yang dia rasakan jika suaminya meninggal, dia mungkin akan merasa lega. Dia setuju. Dalam Gestalt kami tertarik pada akhir dari kedua polaritas.
Saya bertanya apa yang dia inginkan dari saya - dia menginginkan arahan dari saya untuk melakukan sesuatu yang perlu dilakukan.
Dia juga mengungkapkan bahwa ayahnya juga punya sikap serupa dengan suaminya - keluar hingga larut malam, berjudi. Itu adalah indikasi lapangan.
Sudah jelas bagi saya bahwa ini adalah sebuah situasi yang serius, tidak dapat diubah, dan sangat melemahkan.
Suaminya percaya pada saudari tirinya (saudari tiri Betina), yang kemudian mengkritik Betina.
Jadi saya menghentikan proses ini. Seluruh proses terlihat mengungkapkan kelemahan yang mendasar, kurangnya dukungan, dan pola antar generasi yang merujuk pada sebuah hubungan yang kasar/buruk. Ini bukanlah sesuatu yang akan selesai dengan memberikan pengarahan sederhana seperti 'jangan lakukan itu'. Dan jumlah dukungan yang diperlukan untuk keluar dari masalah seperti ini tidaklah sedikit, dan mustahil dilakukan dalam satu sesi saja - sangat penting untuk mengetahui batasan sebagai seorang ahli terapi, dan tidak berusaha melakukan sesuatu yang hanya akan memberikan harapan palsu.
Jadi saya meningkatkan kesadarannya dengan menggunakan arah lain. Saya bertanya apakah dia menganggap semua pria egois, dia bilang tidak. Lalu saya mengatakan pikiran saya yaitu bahwa saya menganggap pria itu agak sedikit egois. Dia bilang - baiklah 'biarkan saja hal itu'. Dengan cara ini, dia mulai melangkah untuk mengambil tanggung jawab, di mana saya tidak perlu 'menghadapinya'.
Saya melihat ke arahnya, dan bilang kalau saya bisa melihat dia sedang tidak senang. Ini adalah sebuah momen dalam pertemuan yang kami lakukan. Saya tidak ingin mencoba untuk menyelamatkannya atau memperbaiki apapun sebanyak saya ingin melihat dia merasakan kehidupan yang berbeda.
Saya kemudian duduk bersama dengannya. Saya memberi nama pada apa yang saya lihat - sebuah situasi yang juga familiar dengan pengalaman ibunya. Sebuah situasi yang sudah berlangsung selama puluhan tahun. Sebuah situasi yang sepertinya akan terus memburuk. Dan sebuah situasi yang membuatnya terjebak, meskipun ia memiliki sejumlah pengetahuan psikologis.
Menyoroti hal menyedihkan yang terjadi merupakan sebuah cara untuk tidak meremehkan situasi tersebut. Saya tidak berkomentar atau memberi penilaian atau memberikan saran, tapi hanya memberikan penghargaan. Dalam hal ini, saya bisa melihatnya (Betina), dan saya duduk bersama dengannya, melihat ke dalam kenyataan tentang segala sesuatu yang ada.
Dalam Gestalt  kami menyebutnya 'duduk dengan kehampaan yang berdaya cipta'. Hal itu tidak terlihat memiliki daya cipta, tapi dengan duduk bersama kehampaan tersebut, tanpa melarikan diri darinya, dapat memunculkan sesuatu.
Dia bilang, 'baiklah, bicaranya sudah cukup, dan saya merasa sedikit lega berkat hal tersebut'. Saya mengerti dan menunjukkan bahwa faktanya, pernikahannya sudah tidak bisa diselamatkan. Jadi bagaimana sekarang?
Saya bertanya berapa persentase kemungkinan adanya harapan akan perubahan. Saya menduga persentasinya sangat kecil. Jika dia mengatakan 0%, saya akan mencari jalan keluar bersama dengannya.
Tapi saya terkejut ketika dia bilang 15%. Hal ini menunjukkan bahwa ada kemungkinan keadaan bisa berubah.
Saya bertanya apa yang diperlukan untuk perubahan tersebut - berikut adalah beberapa tindakan yang mungkin dilakukan.
Dia bilang bahwa dia bisa mencari cara agar bisa merasa lebih bahagia. Itu bagus - sebuah solusi subjektif yang bisa dijadikan sebagai awal.
Ketika saya bertanya lebih lanjut, dia bilang dia bisa fokus lebih banyak pada anak-anak, tapi saya menunjukkan kalau yang telah dia lakukan adalah mempertahankan pernikahannya.
Dia mengatakan sejumlah cara yang bisa membuatnya lebih bahagia. Tapi saya mengharapkan lebih darinya - beberapa tindakan objektif yang bisa dilakukannya untuk menghasilkan perubahan dalam hubungan.
Jadi saya bertanya hal apa yang ingin dia minta sebagai balasan, jika dia membuatkan suaminya sarapan. Dia bilang, waktu untuk bersama dengan keluarga. Ini terdengar sebagai awal yang baik - hal yang ia minta tidak terlalu intim, tapi merupakan sebuah sinyal akan sesuatu yang berbeda. Saya bertanya seberapa banyak dan seberapa sering waktu yang ia minta. Lalu saya menyarankan agar ia menawarkan sarapan pada suaminya beberapa kali.
Saya menjelaskan padanya bahwa jika bisa ingin menciptakan suatu hubungan yang baru, itu akan memerlukan waktu bertahun-tahun, dan dia membutuhkan banyak dukungan selama proses tersebut berlangsung.
Dalam Gestalt, kami puas dengan satu potongan kecil - penyatuan pada waktunya.
Dalam hal ini, sesuatu yang muncul dari kehampaan, dan itu semua dilakukan olehnya, dan itu lebih baik daripada mendapatkan hasil dari mengarahkannya untuk melakukan sesuatu. Tujuan saya adalah mengarahkan perhatiannya pada 'apa masalahnya', dan kemudian, membantunya menghadirkan figur yang memiliki energi untuk melakukan sesuatu.




















Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Lifeworks 2012

Contact: admin@learngestalt.com

Who is this blog for?

These case examples are for therapists, students and those working in the helping professions. The purpose is to show how the Gestalt approach works in practice, linking theory with clinical challenges.

Because this is aimed at a professional audience, the blog is available by subscription. Please enter your email address to receive free blog updates every time a new entry is added.

Gestalt therapy sessions

For personal therapy with me: www.qualityonlinetherapy.com

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

© Lifeworks 2012

Contact: admin@learngestalt.com

Bahasa:

HOME

Informed Consent & Rates

Gestalt Therapy Defined

PAYMENTS

OTHER STUFF

Links

Book:Advice for Men about Women

BLOGS

English

Bahasa

Čeština

Deutsch

Español

Français

Greek ελληνικά

Hindi हिंदी

Magyar

Melayu

Italiano

Korean한국의

Polski

Português

Română

Russian Русский

Serbian српски

Chinese 中文

Japanese 日本語

Arabic العربية

English Bahasa České Deutsch Español Filipino Français ελληνικά हिंदी Magyar Melayu Italiano 한국의 Polski Português Română Русский српски 中文 日本語 العربية

If you are interested in following my travels/adventures in the course of my teaching work around the world, feel free to follow my Facebook Page!

Can you translate into Bahasa? I am looking for volunteers who would like to continue to make this translation available. Please contact me if you are interested.

vinaysmile

I publish this blog twice a week. It is translated into multiple languages. You are welcome to subscribe

logosm1

Interested in Gestalt Therapy training?

Contact Us

Links

Career Decision Coaching

Here

and here

Lifeworks

Gestalt training and much more

http://www.depth.net.au

For Men

Here is a dedicated site for my book Understanding the Woman in Your Life

http://www.manlovesawoman.com

The Unvirtues

A site dedicated to this novel approach to the dynamics of self interest in relationship

http://www.unvirtues.com

Learn Gestalt

A site with Gestalt training professional development videos, available for CE points

http://www.learngestalt.com

We help people live more authentically

Want more? See the Archives column here

Gestalt therapy demonstration sessions

Touching pain and anger: https://youtu.be/3r-lsBhfzqY (40m)

Permission to feel: https://youtu.be/2rSNpLBAqj0 (54m)

Marriage after 50: https://youtu.be/JRb1mhmtIVQ (1h 17m)

Serafina - Angel wings: https://youtu.be/iY_FeviFRGQ (45m)

Barb Wire Tattoo: https://youtu.be/WlA9Xfgv6NM (37m)

A natural empath; vibrating with joy: https://youtu.be/tZCHRUrjJ7Y (39m)

Dealing with a metal spider: https://youtu.be/3Z9905IhYBA (51m)

Interactive group: https://youtu.be/G0DVb81X2tY (1h 57m)