lifeworksgestaltlogobase

About Me

Foto saya

I teach and practice Gestalt therapy, Career decision coaching, and Family Constellations work. As well as Australia, I teach workshops and training in China, Japan, Korea, the USA & Mexico. I am author of Understanding The Woman In Your Life, a book of advice for men about relationships with women. In my work as director of Lifeworks I provide therapy,  training and supervision. I am a Phd candidate, studying the interpersonal dynamics of power, and am currently director of an MA in Spiritual Psychology for Ryokan College, an accredited online institution based in LA.

Jumat, 24 April 2015

Case #53 - Terlalu banyak minum, atau terlalu banyak memberi?

Tom punya kebiasaan minum terlalu banyak, terlalu sering. Hal ini sudah berlangsung selama bertahun-tahun. Terkadang dia berhenti, tapi kemudian dia kembali melakukan kebiasaan tersebut.
Abby tidak senang dengan hal tersebut, dan menginginkan perubahan. Masalahnya ada, tidak terjadi perubahan - Tom berhenti minum, dan hal itu membuat keadaan jadi lebih baik untuk sementara waktu, tapi kemudian, keadaan kembali memburuk.
Abby menginginkan sebuah hubungan yang baik. Dia menginginkan komunikasi dan kejujuran. Mereka sudah bersama dalam waktu yang sangat lama, dan Abby tidak ingin mengakhiri hubungannya dengan Tom begitu saja. Memarahi Tom tidak begitu berguna, dan baik Abby maupun Tom tetap mengikuti keadaan seperti ini. Abby merasa sangat frustasi. Tom tidak menunjukkan perubahan seperti yang dia inginkan.
Tidak diragukan lagi, Tom punya masalah dengan alkohol. Sudah jelas dia tidak bisa mengatasi hal tersebut, dan usahanya untuk berhenti minum saya bertahan selama beberapa waktu - terkadang 6 bulan, tapi setelah itu dia kembali minum.
Abby kelihatannya berusaha semaksimal mungkin. Dia membuat posisinya jelas dalam hal ini. Dia berada pada batasnya. Dia datang untuk mengikuti terapi dan berharap bisa mendapat bantuan.
Dari sudut pandang lapangan, kecanduan bukanlah sesuatu yang di dalam diri seseorang, tapi sesuatu yang berada di dalam keluarga atau hubungan. hal tersebut diatur oleh lebih dari satu orang, meskipun dalam kasus ini, Abby sepertinya telah berusaha sekeras mungkin untuk mengubah situasi. Usaha yang dilakukannya tidak begitu jelas baginya - kelihatannya dia hanya ingin hubungannya bebas dari kecanduan minum.
Abby memiliki seorang ayah yang mengekang dan terkadang kejam. Kebutuhannya akan kasih saya, dan didengarkan tidak terpenuhi. Jadi dia belajar menjadi seorang yang penolong, sebagai upaya untuk mendapatkan pengakuan.
Inilah yang disebut 'penyesuaian secara kreatif'. Hal tersebut memang berguna pada saat tertentu, tapi sekarang, sebagai orang dewasa, Abby menyadari kalau dia semakin terjebak - penyesuaian secara kreatif yang dilakukannya tidak lagi berguna.
Dia  mengidentifikasi bahwa inilah yang membuatnya bersikap peduli - sering menolong orang lain dan membantu mereka memenuhi kebutuhan. Dan itulah yang sedang dilakukannya pada Tom.
Ketika kami menggali hal ini lebih dalam, Abby sadar bahwa sikapnya yang suka menolong serupa dengan konteks 'pemberian hadiah'. Jika dia membantu orang lain, pria misalnya, maka dia akan berguna, mendapatkan pengakuan, dan akan dibutuhkan.
Dan inilah situasi yang terjadi antara dia dengan Tom. Tom membutuhkannya, dan Tom akan sangat sedih jika dia marah atau menarik diri. Abby tidak bisa melihat Tom bersedih, jadi dia akan terus berusaha membantu Tom.
Kunci masalah ini adalah ketika kami mengidentifikasi bagaimana sikapnya yang suka menolong juga merupakan bentuk manipulasi. 'jika saya membawakan anda sesuatu, maka anda akan membutuhkan saya, dan tidak akan meninggalkan saya'.
Yang penting di sini adalah perputaran - Abby sekarang bisa mengetahui dengan jelas bahwa tidak hanya perilaku adiktif (kecanduan) Tom yang menjadi masalah, tapi juga manipulasi yang dilakukannya secara berulang - memberi untuk mendapatkan sesuatu.
Ini ada contoh yang disebut batas terdistorsi - di sini terlihat bahwa seseorang sedang memberi pada orang lain, tapi sebenarnya terdapat motif tersembunyi, jadi aspek memberi hanya berlaku berdasarkan kondisi tertentu.
Pengakuan ini menjadi dramatis baginya - dia tidak hanya bisa melihat kebiasaan minum Tom, tapi juga kebiasaan lain - yaitu sikap manipulatifnya ketika memberi pada orang lain.
Dalam Gestalt kami bekerja dengan kesadaran, tapi tidak hanya meliputi "tempat ini dan saat ini", melainkan termasuk kesadaran akan ruang gerak masing-masing orang, dengan semua lapisan kompleks, dan khususnya pola perilaku tersembunyi di dalam diri masing-masing orang.
Memperjelas semua hal tersebut bisa menciptakan peluang untuk menguasai perilaku tersebut - apapun awalnya - dan itulah 'tanggung jawab' dalam terminologi Gestalt. Melihat perilaku manipulatif seseorang akan memberikan pilihan, Sementara itu melihat perilaku adiktif pada orang lain, hanya akan menyebabkan reaksi.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

© Lifeworks 2012

Contact: admin@learngestalt.com

Who is this blog for?

These case examples are for therapists, students and those working in the helping professions. The purpose is to show how the Gestalt approach works in practice, linking theory with clinical challenges.

Because this is aimed at a professional audience, the blog is available by subscription. Please enter your email address to receive free blog updates every time a new entry is added.

Gestalt therapy sessions

For personal therapy with me: www.qualityonlinetherapy.com

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

© Lifeworks 2012

Contact: admin@learngestalt.com

Bahasa:

HOME

Informed Consent & Rates

Gestalt Therapy Defined

PAYMENTS

OTHER STUFF

Links

Book:Advice for Men about Women

BLOGS

English

Bahasa

Čeština

Deutsch

Español

Français

Greek ελληνικά

Hindi हिंदी

Magyar

Melayu

Italiano

Korean한국의

Polski

Português

Română

Russian Русский

Serbian српски

Chinese 中文

Japanese 日本語

Arabic العربية

English Bahasa České Deutsch Español Filipino Français ελληνικά हिंदी Magyar Melayu Italiano 한국의 Polski Português Română Русский српски 中文 日本語 العربية

If you are interested in following my travels/adventures in the course of my teaching work around the world, feel free to follow my Facebook Page!

Can you translate into Bahasa? I am looking for volunteers who would like to continue to make this translation available. Please contact me if you are interested.

vinaysmile

I publish this blog twice a week. It is translated into multiple languages. You are welcome to subscribe

logosm1

Interested in Gestalt Therapy training?

Contact Us

Links

Career Decision Coaching

Here

and here

Lifeworks

Gestalt training and much more

http://www.depth.net.au

For Men

Here is a dedicated site for my book Understanding the Woman in Your Life

http://www.manlovesawoman.com

The Unvirtues

A site dedicated to this novel approach to the dynamics of self interest in relationship

http://www.unvirtues.com

Learn Gestalt

A site with Gestalt training professional development videos, available for CE points

http://www.learngestalt.com

We help people live more authentically

Want more? See the Archives column here

Gestalt therapy demonstration sessions

Touching pain and anger: https://youtu.be/3r-lsBhfzqY (40m)

Permission to feel: https://youtu.be/2rSNpLBAqj0 (54m)

Marriage after 50: https://youtu.be/JRb1mhmtIVQ (1h 17m)

Serafina - Angel wings: https://youtu.be/iY_FeviFRGQ (45m)

Barb Wire Tattoo: https://youtu.be/WlA9Xfgv6NM (37m)

A natural empath; vibrating with joy: https://youtu.be/tZCHRUrjJ7Y (39m)

Dealing with a metal spider: https://youtu.be/3Z9905IhYBA (51m)

Interactive group: https://youtu.be/G0DVb81X2tY (1h 57m)